Algoritma Merubah Angka Menjadi Bentuk Kalimat - Bagian Kedua

0 Comments


Melanjutkan posting tentang algoritma merubah angka menjadi kalimat "terbilang", di tulisan kali ini saya ingin berbagi lagi mengenai hal yang sama tetapi dengan penerapan yang lebih akurat dibanding algoritma sebelumnya.
Algoritma angka huruf bagian ke dua
Kwitansi Sering Memanfaatkan angka terbilang dalam bentuk huruf

Sedikit meriview tulisan sebelumnya, dengan algoritma Blok Berkotak ( kira-kira begitu saya sebut algoritma di posting sebelumnya ) kita bisa merubah angka menjadi huruf atau kalimat dengan asumsi setiap blok mewakili jutaan, ribuan, dan satuan biasa. Masing-masing blok memiliki tiga kotak yang mewakili level yang sama di tiap blok yaitu ratusan, puluhan, dan satuan. Algoritma ini terbentuk dengan pemikiran bahwa kalau kita menulis angka 245.543.398 , pada setiap bagian yang dipisahkan titik masing-masing angka mempunyai "jabatan" yang berpola yaitu angka paling depan ratusan (bisa ratusan juta, ratusan ribu, atau ratusan saja tergantung posisi blok yang dipisahkan titik), kemudian angka tengah sebagai puluhan, dan angka berikutnya adalah satuan(kalau berada di blok jutaan maka nilainya satuan juta, di blok ribuan nilainya satuan ribu, dan seterusnya).

Cukup mudah dipahami algoritma sepertini, tapi kemudian ada masalah lain ketika kita mengetik 1.115 (Seribu Seratus Lima Belas), maka dengan algoritma Blok Berkotak biasa seperti itu tidak akan memberi nilai yang benar. Hasil yang akan didapat adalah Satu Ribu Satu Ratus Satu Puluh Lima, nah loh... ini jelas hasil yang salah. Dengan begitu kita harus membuat sebuah kondisi untuk mengatasi masalah ini.

Mengatasi Masalah Satu Ratus Dan Satu Puluh

Kondisi yang harus dibuat adalah :

  1. Merubah angka 1 puluhan agar bernilai belasan
  2. Merubah angka 1 pada ratusan, ribuan, dan puluhan agar tidak disebut Satu Puluh atau Satu Ratus.


Nah kondisi-kondisi ini cukup membuat kode program semakin banyak dan rumit, meskipun cukup berorientasi objek.

Ok, di posting selanjutnya saya akan berbagi lagi tentang lanjutan algoritma ini dengan lebih sederhana menggunakan fungsi metode rekursif.

Semoga bermanfaat.

Baca Tulisan Lainnya Juga :)

0 komentar: